ANALISIS PENGGUNAAN ABREVIASI PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
DOI:
https://doi.org/10.36232/frasaunimuda.v7i2.6694Keywords:
abreviasi, instagram, morfologiAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan abreviasi pada media sosial Instagram, meliputi jenis-jenis abreviasi dan proses pembentukannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bentuk bahasa yang dipendekkan dalam komunikasi digital, khususnya di Instagram, untuk mempermudah dan mempercepat penyampaian informasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa unggahan, keterangan (caption), dan komentar pada sepuluh akun Instagram yang mengandung unsur abreviasi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi dengan metode simak dan teknik catat, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan 47 data abreviasi yang terdiri atas 10 singkatan, 10 penggalan, 10 akronim, 10 kontraksi, dan 7 lambang huruf, antara lain BTW, IG, PDKT, HBD, KDRT, emang, bro, ASI, MUA, SIM, salfok, bumil, nobar, mager, jastip, ml, km, kg, dan Rp. Proses pembentukan yang ditemukan meliputi pengekalan huruf pertama tiap komponen, pengekalan suku kata, pelepasan huruf atau suku kata tertentu, penggabungan suku kata, serta penggunaan lambang satuan, bilangan, negara, dan mata uang. Penggunaan abreviasi di Instagram berfungsi menciptakan komunikasi yang praktis dan efisien sekaligus mencerminkan perkembangan bahasa yang dipengaruhi teknologi dan komunikasi digital

