Analisis Kesenjangan Materi Pendidikan Agama Islam dan Kebutuhan Kontekstual Peserta Didik di Era Disrupsi

Authors

  • Muhammad Muzakki Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Awaludin Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.36232/jurnalpai.v5i2.6486

Keywords:

Analisis Kesenjangan Materi Pendidikan Agama Islam dan Kebutuhan Kontekstual Peserta Didik di Era Disrupsi

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menghadapi tantangan krusial berupa kesenjangan antara materi ajar yang cenderung normatif-tekstual dengan kebutuhan kehidupan nyata peserta didik yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan area kesenjangan, mengidentifikasi faktor penyebab, dan merumuskan model konseptual PAI yang lebih kontekstual. Menggunakan explanatory sequential mixed-methods design, data kuantitatif dikumpulkan melalui skala kesenjangan relevansi materi PAI terhadap 285 siswa SMA/SMK di Kabupaten Sorong, kemudian diperdalam dengan wawancara semi-terstruktur terhadap 6 guru PAI dan FGD dengan 4 kelompok siswa. Temuan statistik deskriptif mengungkap kesenjangan tertinggi pada dimensi Literasi Digital (GAP=1.82), diikuti dimensi Psikologis-Spiritual (GAP=1.75) dan Ekologis (GAP=1.68). Analisis kuadran memetakan materi "Etika Bermedia Sosial" dan "Manajemen Stres Perspektif Islam" sebagai area "Kritis" yang paling membutuhkan intervensi. Hasil kualitatif mengidentifikasi tiga faktor penyebab utama: (1) orientasi kurikulum yang berfokus pada cakupan konten (content coverage); (2) keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan isu kontemporer; dan (3) sumber belajar yang tidak responsif terhadap perkembangan zaman. Sebagai sintesis, dirumuskan "Model PAI Transformatif-Kontekstual" berbasis pedagogi reflektif dan proyek sosial untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reorientasi kurikulum PAI dari sekadar transmisi doktrin menuju internalisasi nilai dalam aksi nyata menjadi sebuah keniscayaan. Saran dari hasil penelitian ini yaitu perlu disempurnakan kurikulum PAI agar lebih responsif terhadap isu kontemporer, guru harus berani keluar dari zona nyaman dan menjadi pembelajar sepanjang hayat serta kebijakan sekolah harus selaras dengan nilai-nilai PAI.

a

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

Muhammad Muzakki, & Awaludin. (2026). Analisis Kesenjangan Materi Pendidikan Agama Islam dan Kebutuhan Kontekstual Peserta Didik di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 132–146. https://doi.org/10.36232/jurnalpai.v5i2.6486

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)