Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaiakan Soal Matematika pada Materi Tripel Pythagoras di Mts Negeri Waisai Kabupaten Raja Ampat
Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi Tripel Pythagoras yang menuntut pemahaman konsep dan penalaran logis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Tripel Pythagoras berdasarkan indikator Facione. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek enam siswa kelas VIII MTs Negeri Waisai Kabupaten Raja Ampat tahun ajaran 2025/2026 yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian meliputi tes uraian sebanyak lima butir soal dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 2,67. Sebanyak 1 siswa berada pada kategori tinggi, 3 siswa kategori sedang, dan 2 siswa kategori rendah. Siswa kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator berpikir kritis secara konsisten, khususnya dalam interpretasi, analisis, dan inferensi. Siswa kategori sedang telah mampu memahami masalah tetapi kurang konsisten dalam memberikan alasan konseptual. Siswa kategori rendah menunjukkan kesulitan pada indikator analisis, inferensi, dan penjelasan akibat pemahaman konsep yang terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Tripel Pythagoras masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang menekankan penalaran, penyelesaian masalah, dan penggunaan soal terbuka. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar atau pendekatan kuantitatif untuk memperoleh generalisasi lebih luas.




