STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA MARGACINTA KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN
DOI:
https://doi.org/10.36232/jppadap.v4i1.6540Keywords:
Strategi Pemerintah, Pengembangan, Desa WisataAbstract
Hal yang menjadi fokus dalam penelitian ini yaitu belum optimalnya pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pemerintah Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah penelitian terkait dengan strategi dari pemerintah Desa Margacinta tentang pengembangan desa wisata serta faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pemerintah Desa Margacinta. Metodologi penelitian menggunakan cara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pengembangan desa wisata yang dilakukan belum berjalan dengan optimal terlihat ada hambatan yang signifikan ditinjau dari penelitian terhadap dimensi Corporate Strategy adanya perumusan visi, misi dan tujuan organisasi yang jelas, namun dalam pelaksanaannya tidak dilakukan strategi baru, Program Strategy belum adanya kepastian dan evaluasi dalam melaksanakan setiap program yang sudah dibentuk. Hal ini dilihat dari ketujuh program pengembangan wisata di setiap dusun hanya dua yang berjalan, Resource Support Strategy kurangnya pengembangan sarana dan prasarana wisata yang dilakukan oleh pemerintah desa, hal ini dilihat dari akses jalan yang masih belum bagus, sarana kampung budaya yang tidak terawat dan di beberapa tempat wisata masih ada yang belum memiliki toilet umum dan mushola, Institusional Strategy belum adanya penganggaran langsung untuk program pengembangan desa wisata dan hanya mengandalakan kemampuan dari masyarakat untuk melaksanakan program. Di sisi lain, inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa tentang tidak ada retribusi parkir belum optimal karena tidak sesuai dengan masalah di lapangan sehingga tidak berpengaruh pada minat pengunjung.
References
Arikunto, S. 2000. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Bryson, J. 2001. Perencanaan Strategis Bagi Organisasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Bungin, Burhan. 2013. Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Grup.
H.A.W. Widjaja. 2003. Otonomi Desa: Merupakan Otonomi Yang Asli, Bulat Dan Utuh. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Hamidi. 2005. Metode Penelitian Kualitatif: Aplikasi Praktis Pembuatan Proposal Dan Laporan Penelitian. Malang: UMM PRESS.
Hasan, M Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian Dan Aplikasinya. Bogor: Ghalia Indonesia.
Inskeep, Edward. 1991. Tourism Planning And Suistainable Development Approach. New York.
M. Ridwan dan Aini. 2019. Perencanaan Pengembangan Daerah Tujuan Pariwisata. Yogyakarta: CV. Budi Utama.
Marrus, K. 2002. Desain Penelitian Manajemen Strategik. Rajawali Press.
Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Peraturan Menteri Republik Indonesia. 2020. “Peraturan Menteri Republik Indonesia No. 12 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif.” Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. 1945. “Undang-Undang Dasar Republik IndonesiaTahun 1945 Pasal 33.”
———. 2009. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Pasal 1 Tentang Kepariwisataan.”
Pramono, Zwenli. 2019. Desa Wisata Populer. Yogyakarta: Rubrik.
Salusu, J. 2004. Pengambilan Eputusan Strategik Untuk Organisasi Publik Dan Organisasi Non Profit. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.
———. 2015. Pengambilan Eputusan Strategik Untuk Organisasi Publik Dan Organisasi Non Profit. ke-10. Jakarta: PT. Grasindo.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
———. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D). Bandung: CV Alfabeta.





