Pengembangan Tes Diagnostik Two-Tier: Mengidentifikasi Pemahaman Konseptual dan Prosedural Materi Prasyarat Struktur Aljabar Grup
Keywords:
tes diagnostik, two-tier, prasyarat teori grup, validitas, reliabilitasAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan tes diagnostik two-tier untuk mengidentifikasi pemahaman konseptual dan prosedural mahasiswa pada materi prasyarat Struktur Aljabar, khususnya teori grup. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi Tahap Analisis (Analyze), tahap Perencanaan (Design), Tahap Pengembangan (Develop), Tahap Penerapan (Implement), dan Tahap Evaluasi (Evaluate). Instrumen yang dikembangkan terdiri dari lima butir soal uraian yang mencakup konsep himpunan, relasi, fungsi, dan operasi biner sebagai fondasi pembelajaran aljabar abstrak. Hasil validasi ahli diperoleh Content Validity Coefficient (CVC) sebesar 0,8, sedangkan analisis reliabilitas menghasilkan Cronbach’s Alpha sebesar 0,651 yang tergolong memadai. Analisis butir soal menunjukkan distribusi tingkat kesukaran yang proporsional dan relatif berdistribusi normal dengan daya pembeda positif dan baik. Tes diagnostik ini efektif mengidentifikasi kesiapan konseptual mahasiswa, sejalan dengan teori Zone of Proximal Development (ZPD) Vygotsky dan teori Meaningful Learning Ausubel, karena membantu dosen memahami posisi awal kognitif mahasiswa untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif, terarah, dan responsif terhadap kebutuhan belajar mahasiswa.




