Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Menggunakan Strategi PORPE pada Murid Kelas V SDN 21 Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i3.6263Keywords:
keterampilan membaca pemahaman, strategi PORPE, Penelitian Tindakan Kelas, murid kelas V, sekolah dasarAbstract
Tantangan terkait keterampilan membaca pemahaman masih menjadi isu krusial di kelas V SDN 21 Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Studi pendahuluan mengonfirmasi bahwa peserta didik kerap menemui kendala dalam menangkap makna tersirat, mengonstruksi kesimpulan, melakukan analisis kritis terhadap teks, serta merekonstruksi informasi ke dalam narasi personal, yang berakar dari belum optimalnya intervensi pembelajaran dalam mengasah pola pikir analitis serta kedalaman interpretasi teks. Riset ini diorientasikan untuk mengurai permasalahan tersebut melalui pengaplikasian strategi PORPE. Melalui metodologi PTK yang mengintegrasikan paradigma kualitatif serta kuantitatif, serangkaian tindakan dilakukan dalam dua siklus, yang mencakup total tiga pertemuan dengan alur sistematik meliputi perencanaan, eksekusi, observasi, serta refleksi. Subjek riset ini melibatkan seorang tenaga pendidik serta 26 siswa kelas V, dengan perolehan data yang dihimpun melalui instrumen tes maupun nontes. Temuan empiris mengindikasikan eskalasi kualitas RPPM dari 88,46% menuju 98,87%, peningkatan aktivitas guru dari 92,85% menjadi 100%, capaian aktivitas siswa dari 92,85% menjadi 100%, serta peningkatan signifikan keterampilan membaca pemahaman dari 48,07% hingga mencapai 88,45%. Berdasarkan akumulasi data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi PORPE dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman pada kontekks penelitian.









