Analisis Persepsi Calon Guru SD/MI Terhadap Penerapan Pendekatan Verbalistik dalam Pembelajaran IPA
DOI:
https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v8i3.5912Keywords:
persepsi calon guru, pendekatan verbalistik, pembelajaran IPA, sekolah dasarAbstract
Pembelajaran IPA di SD/MI seharusnya dilaksanakan secara aktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi calon guru SD/MI terhadap penerapan pendekatan verbalistik dalam pembelajaran IPA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 19 mahasiswa PGSD/PGMI yang telah menempuh mata kuliah Pembelajaran IPA dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai pendekatan verbalistik kurang efektif jika digunakan sebagai pendekatan utama dalam pembelajaran IPA karena cenderung membuat peserta didik pasif dan kurang memahami konsep secara mendalam. Metode ceramah tetap diperlukan sebagai pengantar, tetapi perlu dipadukan dengan praktik, eksperimen, diskusi, dan media konkret. Oleh karena itu, calon guru SD/MI berharap pembelajaran IPA dilaksanakan secara aktif, interaktif, kreatif, dan kontekstual sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa pembelajaran IPA di SD/MI perlu melibatkan praktik, pengalaman langsung, dan penggunaan media konkret untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan membantu peserta didik memahami konsep IPA secara lebih bermakna.









