HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN MOTIVASI BEROLAHRAGA PADA LANSIA DI PANTI BINA LANJUT USIA
DOI:
https://doi.org/10.36232/unimudasportjurnal.v7i1.6111Keywords:
status gizi; motivasi berolahraga; lansiaAbstract
Lansia mengalami penurunan masa otot dan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Olahraga sesuai dosis dibutuhkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan jasmani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Status Gizi dengan Motivasi Berolahraga pada Lansia di Panti Bina Lanjut Usia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner serta tes dan pengukuran yang melibatkan sebanyak 26 Lansia di Panti Bina Lansia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga (r hitung 0.04968 < r tabel 0.388). Sebanyak 0% Lansia memiliki status gizi pada kategori normal, sebanyak 96.15% pada kategori berisiko mengalami malnutrisi. Sebanyak 3.85% pada kategori Malnutrisi. Sebanyak 15.38% Lansia tidak memiliki motivasi berolahraga, sebanyak 57.69% lansia memiliki motivasi negatif, sebanyak 26.92% lansia memiliki motivasi pada kategori motivasi positif. Dengan demikian, disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan motivasi berolahraga. Perlu dilakukan peningkatan motivasi internal dan eksternal lansia, penyuluhan mengenai manfaat olahraga dan makanan bergizi bagi lansia.



