Implementasi Etika Ai Dalam Pendidikan: Analisis Kebijakan Dan Tantangan Operasional Prinsip FATE

Authors

  • Masniyati Paulutu Universitas Negeri Gorontalo
  • Riviyanti Pontoh UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
  • Widy Natasya Lalu Universitas Negeri Gorontalo
  • Dian Novian Universitas Negeri Gorontalo
  • Abd. Aziz Bouty Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i2.4733

Keywords:

kecerdasan buatan, peraturan Pendidikan, FATE, privasi data, kebijakan teknologi

Abstract

Untuk hal-hal seperti otomatisasi proses administrasi, personalisasi pembelajaran, dan analisis data pembelajaran, kecerdasan buatan telah mengubah pendidikan. Meskipun AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendidikan, ia juga menghadirkan banyak masalah etis, seperti bias algoritmik, pelanggaran privasi data, ketidakjelasan dalam pengambilan keputusan, dan kemungkinan pengurangan interaksi manusia dalam proses belajar-mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penggunaan AI di sektor pendidikan berhubungan dengan moral, penerapan teknologi, dan kebijakan publik. Metode Sistematic Literature Review (SLR) digunakan dalam penelitian ini, yang menggunakan metode analisis bibliometrik dan kualitatif pada 713 artikel ilmiah yang diterbitkan dari 2018 hingga 2024. Setelah melewati prosedur seleksi yang didasarkan pada protokol PRISMA, sebanyak 87 artikel yang relevan dievaluasi secara tematik dengan bantuan NVivo 14 dan VOSviewer untuk analisis bibliometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan besar dalam kerangka kebijakan saat ini dan praktik lapangan dalam menerapkan AI. Meskipun empat prinsip etika AI utama, Fairness, Accountability, Transparency, dan Ethics (FATE), digunakan secara berbeda dan tidak konsisten. Privasi data (72%), bias algoritmik (64%), ketergantungan teknologi (47%), dan kesenjangan akses (41%). Selain itu, hanya 29% lembaga memiliki mekanisme akuntabilitas yang jelas, sementara hanya 24% guru memasukkan etika AI ke dalam kurikulum mereka. Hasilnya menegaskan bahwa untuk memastikan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan tidak hanya efektif secara teknis tetapi juga adil, inklusif, dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan tujuan pendidikan, diperlukan pengembangan kebijakan yang responsif, aplikatif, dan kontekstual. Hasil penelitian ini memberikan bantuan teoretis dan praktis untuk membangun kebijakan pendidikan yang moral dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Paulutu, M., Pontoh, R., Lalu, W. N., Novian, D., & Bouty, A. A. (2026). Implementasi Etika Ai Dalam Pendidikan: Analisis Kebijakan Dan Tantangan Operasional Prinsip FATE. JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi), 7(2), 174–183. https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i2.4733

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 

You may also start an advanced similarity search for this article.