Implementasi Program Ayah Bercerita untuk Mengembangkan Karakter Kemandirian Anak di KB/RA Al Falah
DOI:
https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikan.v14i2.5688Keywords:
Keterlibatan Ayah, Program Bercerita, Kemandirian Anak, Pendidikan Anak Usia Dini, KarakterAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi ayah dalam pendidikan anak usia dini yang berdampak pada belum optimalnya pembentukan karakter kemandirian anak. Padahal, keterlibatan ayah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan sikap mandiri, percaya diri, dan tanggung jawab sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Ayah Bercerita, mengidentifikasi respons serta perubahan perilaku anak, dan mengkaji dampak serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya di KB/RA Al Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri atas lima ayah dan tiga guru, serta dokumentasi kegiatan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Ayah Bercerita menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterlibatan ayah sekaligus memperkuat hubungan emosional antara ayah dan anak. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan di sekolah dan didukung oleh kegiatan bercerita di rumah. Implementasi program menunjukkan adanya peningkatan kemandirian anak, baik dalam aspek perilaku seperti makan dan berpakaian sendiri, maupun aspek psikologis seperti keberanian, rasa percaya diri, dan kemampuan berpisah dengan orang tua. Namun, perkembangan tersebut terjadi secara bertahap dan memerlukan konsistensi. Faktor pendukung utama meliputi antusiasme anak dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu ayah serta kurang spesifiknya tema cerita. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif dalam penguatan karakter kemandirian anak.


