Media Pembelajaran Modul Sustainable Fashion Upcycle dan Recycle

Authors

  • Sri Listiani Universitas Negeri Jakarta
  • E. Lutfia Zahra Universitas Negeri Jakarta
  • Vera Utami Gede Putri Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikan.v14i1.499

Keywords:

Media pembelajaran, modul, sustainable fashion

Abstract

Perkembangan industri mode sangat dipengaruhi oleh perubahan tren-tren fashion yang begitu cepat. Perubahan yang cepat inilah yang akhirnya menciptakan industri fast fashion yaitu menciptakan busana dengan cepat dalam jumlah banyak dan dengan harga yang relative murah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan media pembelajaran berupa modul mata kuliah sustainable fashion dengan materi upcycle dan recycle sebagai panduan dalam menjalankan perkuliahan pada mata kuliah sustainable fashion di program studi desain mode Fakultas Teknik UNJ. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (RnD) model 4D. kelayakan media pembelajaran berdasarkan karakteristik modul dan elemen multimedia. Serta pendapat pengguna yaitu mahasiswa program studi Desain Mode yang sedang mengikuti mata kuliah Sustainable Fashion. I

ndikator yang mendapat penilaian tertinggi adalah

stand alone

dan

adaptive

. Sedangkan indikator yang mendapatkan penilaian terendah adalah

user friendly

. Selanjutnya, kelayakan berdasarkan elemen multimedia yang terdiri dari indikator teks, gambar, video, dan audio, mendapatkan hasil penilaian sangat baik. Indikator yang mendapat penilaian tertinggi adalah teks, audio, dan video. Sedangkan indikator yang mendapatkan penilaian terendah adalah gambar. Selain itu, untuk pendapat mahasiswa selaku pengguna didapatkan hasil penilaian sangat baik. Dengan hasil penilaian berdasarkan karakteristik modul lebih tinggi dibandingkan elemen multimedia.

Downloads

Published

2026-01-24

How to Cite

Listiani, S., Zahra, E. L., & Putri, V. U. G. (2026). Media Pembelajaran Modul Sustainable Fashion Upcycle dan Recycle. Jurnal Pendidikan, 14(1), 163–177. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikan.v14i1.499