KEBIJAKAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA PERGURUAN TINGGI GUNA MEMBANGUN KESADARAN BELA NEGARA BAGI GENERASI MUDA

Authors

  • Soraya Oktarina Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.36232/jppadap.v4i1.6541

Keywords:

Pancasila, National Defense, National Resilience

Abstract

Pancasila, merupakan dasar dan ideologi yang digunakan Bangsa Indonesia. Pancasila juga sekaligus menjadi pedoman serta dasar hukum tertitnggi dalam penyelenggaraan sistem kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila sejatinya menjadi modal dasar utama dalam penciptaan kepedulian untuk negara. Dengan tetap mengamalkan Pancasila dan memegang teguh Pancasila maka penyelenggaraan kehidupan bernegara di Indonesia dapat berjalan sebagaimana mestinya, sehingga ketahanan nasional dapat diwujudkan. Ketahanan nasional adalah kemampuan suatu negara dalam mempertahankan eksistensinya, melindungi dan mempertahankan kondisi bangsa dengan semangat bela negara dari masyarakatnya. Memegang teguh Pancasila dapat mejadi simbol perwujudan bela negara yang sesungguhnya. Memasukan Pancasila sebagai mata kuliah di perguruan tinggi merupakan langkah konkrit wujud penanaman nilai nasionalisme dan bela negara. Dalam penulisannya, penelitian ini dikaji menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang diolah melalui studi kepustakaan dari berbagai sumber yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pancasila bisa menuntun dan menjelaskan kepada generasi muda tentang pentingnya menanamkan kesadaran bela negara kepada semua warga negara, terutama generasi milenial karena mereka adalah penerus dan pewaris kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan tentang Pancasila menjadi penting dalam bela negara karena membantu generasi muda memahami sejarah, prinsip, dan komitmen untuk melindungi kedaulatan negara. Pengemasan dalam pemberian Pendidikan Pancasila dan bela negara bertujuan agar generasi muda mampu memahami lebih mendalam mengenai bela negara dan pentingnya rasa nasionalisme untuk memperkuat kedaulatan negara.

References

Basuni, B. (2021). Pengkondisian Nilai Karakter Nasionalisme Dalam Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Pembelajaran Dan Keilmuan, 5(1), 71. https://doi.org/10.26418/jurnalkpk.v5i1.48740

Bestari, P. (2011). Pemuda dan Bela Negara. CIVICUS, 11(2), 32–26.

Hardin, F., & Nidia, E. (2022). Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja di RT 09 RW 03 Kelurahan Alang Laweh Kota Padang. Jurnal Citra Ranah Medika, 2(1), 1–9. Retrieved from http://ejournal.stikes-ranahminang.ac.id

Hapsari, L. A., Kusumasari, S., & Brata, W. A. P. Y. (2023). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter dan Kesadaran Bela Negara pada Generasi Muda untuk Pembangunan Bangsa. Jurnal Indigenous Knowledge, 2(4), 269–

276. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/download/79830/pdf Hibatullah, F. A. (2022). Pengaruh Globalisasi terhadap Pembangunan Karakter Generasi

Muda Bangsa Indonesia. Jurnal Pesona Dasar, 10(1), 1–9. https://doi.org/10.24815/pear.v10i1.24283

Pratama I, M., & Najicha F. (2022). Meningkatkan Kesadaran Bela Negara Pada Setiap Individu Dengan Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Globalisasi Saat Ini. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1404.

Khasanah, I. L., Kurnia, H., Lestari, D., & Sari, T. Y. (2022). Memahami Konsep Bela Negara dan Pentingnya Diseminasi Kepada Generasi Muda. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(1), 33–44. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i1.1839

Kholis, N. (2013). Pendidikan Dalam Upaya Memajukan Teknologi. Jurnal Kependidikan, 1(1), 26.

Kurniawan, A. R., Alfindo, & Maulia, S. T. (2023). Lunturnya Moral Milenial Akibat Dampak Negatif Sosial Media. Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 3(1), 42–52

Moekhtar, I., Farikha, M. S., Fatonah, N., Christpurwanto, O. I., Wardani, R. J. K., & Qanitah, R. K. (2022). Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Sebagai Pembinaan Bela Negara Non-Militer Bagi Generasi 5.0. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1660–1668.

Najamudin. (2024). Peranan Keluarga dalam Mengatasi Kenakalan Remaja. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies, 4(1). https://doi.org/10.47467/edu.v4i1.2076

Puspitasari, S. (2021). State Realization Importance Of Youth Generations As a State Belonging Feelings’. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 72–79.

Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-Unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Uliyanda, D., Safarini, F., Laili Ramadhini, I., Rahmadia, I., Aditya Dewantara, J., & putri, S. (2023). Nationalism in Indonesia. Nusantara Hasana Journal, 3(1),

Taufiqurrahman. (2018). Pendidikan Pancasila

Triadi, L. Agustina, 2024. Peran Pendidikan Dalam Membentuk Kesadaran Bela Negara di Kalangan Generasi Muda Indonesia. Aliansi : Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Volume. 1, No.2 Maret 2024 e- ISSN: 3031-9706; p- ISSN: 3031-9684, Hal

221-235

Trijaka. (2021). Pendidikan Karakter Pancasila untuk Mengatasi Kenakalan Pada Anakusia Sekolah. Jurnal Pancasila, Vol.2(No.2), 21–44. Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id/pancasila/article/view/70797

Widisuseno, I. (2013). Ketahanan Nasional Dalam Pendekatan Multikulturalisme. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, 18(Economy), 1.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Oktarina, S. (2024). KEBIJAKAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA PERGURUAN TINGGI GUNA MEMBANGUN KESADARAN BELA NEGARA BAGI GENERASI MUDA. JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK, 4(1), 244–253. https://doi.org/10.36232/jppadap.v4i1.6541