Identifikasi Sumber Utama Pencemaran Sampah Plastik Yang Terdampar di Pantai Cinatua, Serui
DOI:
https://doi.org/10.36232/jas.v5i1.3881Keywords:
ekosistem pesisir, pencemaran plastik, perilaku masyarakat, pengelolaan lingkungan, SeruiAbstract
Pantai Cinatua di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, merupakan kawasan pesisir yang secara ekologis menyimpan potensi wisata bahari sekaligus nilai historis komunitas Tionghoa awal abad ke-20. Dalam beberapa dekade terakhir, kawasan ini mengalami tekanan ekologis serius akibat akumulasi sampah plastik yang mencemari garis pantai. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber dominan pencemaran plastik, mendeskripsikan karakteristik jenis limbah yang terdampar, serta menelaah perilaku sosial masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara partisipatif terhadap warga lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sampah plastik bersumber dari aktivitas domestik, sistem aliran sungai (DAS), aktivitas pelabuhan, dan kiriman limbah dari luar kawasan melalui arus laut. Jenis sampah dominan terdiri dari plastik sekali pakai seperti kantong kresek, botol air minum, serta kemasan produk rumah tangga. Terdapat kecenderungan perilaku warga membakar atau membuang sampah ke laut akibat minimnya infrastruktur pengelolaan sampah. Upaya pembersihan yang dilakukan sejauh ini belum sistemik dan bersifat seremonial. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan berbasis konservasi pesisir dan pelibatan aktif komunitas lokal untuk mendorong keberlanjutan ekologis Pantai Cinatua.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Roy Marthen Rahanra, Muh ishar Difinubun, Franssiscus X Manitori, Lenora Sanggenafa, Yusron Difinubun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.