Pengaruh Penggunaan Generative Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi

Authors

  • Khoirul Abidin Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Hendra Nelva Saputra Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Zila Razilu Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i4.6375

Keywords:

Generative Artificial Intelligence, berpikir kritis, mahasiswa, regresi linear, pendidikan tinggi.

Abstract

Pesatnya adopsi Generative Artificial Intelligence di lingkungan perguruan tinggi memunculkan pertanyaan mendasar mengenai dampaknya terhadap kapasitas berpikir kritis mahasiswa. Kajian ini bertujuan memetakan sejauh mana mahasiswa memanfaatkan Generative Artificial intelligence, mengidentifikasi profil kemampuan berpikir kritis, serta mengkaji keterkaitan antara kedua variabel tersebut pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif diterapkan dalam penelitian ini. Sebanyak 168 responden dari angkatan 2023, 2024, dan 2025 dipilih melalui teknik stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan margin of error e = 0,05. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala Likert lima tingkat yang telah tervalidasi, dengan nilai Cronbach Alpha variabel X sebesar 0,891 dan variabel Y sebesar 0,928. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, serta regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Temuan analisis deskriptif memperlihatkan bahwa kedua variabel tergolong kategori sedang, dengan nilai rata-rata penggunaan Generative Artificial intelligence sebesar 39,36 dan kemampuan berpikir kritis sebesar 39,96. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai t-hitung 11,395 dengan signifikansi p < 0,001, sehingga H₁ diterima. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,439 menunjukkan bahwa penggunaan Generative Artificial intelligence menyumbang kontribusi sebesar 43,9% terhadap keragaman kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Secara keseluruhan, hasil studi ini mengungkapkan bahwa penggunaan Generative Artificial intelligence berkontribusi secara positif dan signifikan secara statistik terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Downloads

Published

2026-10-19

How to Cite

Abidin, K., Saputra, H. N., & Razilu, Z. (2026). Pengaruh Penggunaan Generative Artificial Intelligence terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi. JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi), 7(4), 559–572. https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i4.6375

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.