Analisis Kemampuan Literasi Digital Siswa SMA pada Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5204Keywords:
Literasi digital, Kurikulum Merdeka, siswa SMA, UNESCOAbstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa kelas XI SMA IT Daarul Hikmah Boarding School pada era Kurikulum Merdeka. Literasi digital menjadi kompetensi esensial dalam pembelajaran modern, namun tingkat penguasaan siswa pada berbagai dimensinya belum terpetakan secara jelas, khususnya di lingkungan boarding school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas XI. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II berdasarkan enam dimensi literasi digital UNESCO, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak, literasi informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, pembuatan konten digital, keamanan digital, serta pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa secara umum berada pada kategori tinggi, dengan dimensi keamanan digital menempati skor tertinggi. Meskipun demikian, beberapa aspek masih memerlukan penguatan, terutama pada kemampuan pemecahan masalah dan pembuatan konten digital. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang kondisi literasi digital siswa dan dapat menjadi dasar perumusan strategi peningkatan pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alfiani Hanifah, Ramaulvi Muhammad Akhyar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
