Penerapan Algoritma Fuzzy Tsukamoto Pada Analisis Kesesuaian Tanaman Jagung di Sulawesi Tenggara Berbasis Web GIS

Authors

  • Sumiartin Sumiartin Universitas Halu Oleo
  • Statiswaty Statiswaty Universitas Halu Oleo
  • Ilham Julian Efendi Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i2.4436

Keywords:

Fuzzy Tsukamoto, Web GIS, Mean Absolute Error, tanaman jagung

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris di mana sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Jagung menjadi salah satu komoditas strategis karena digunakan sebagai bahan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar dalam pengembangan jagung, namun produktivitasnya masih tergolong rendah dibandingkan provinsi tetangga. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pemetaan wilayah yang tepat berdasarkan faktor lingkungan untuk mendukung peningkatan produksi. Seiring kemajuan teknologi, pemanfaatan Web Geographic Information System (Web GIS) memungkinkan analisis spasial yang efisien untuk menentukan wilayah potensial dalam pengembangan jagung. Dalam penelitian ini, algoritma Fuzzy Tsukamoto diterapkan untuk menganalisis kesesuaian wilayah potensial tanaman jagung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kriteria yang digunakan mencakup curah hujan, temperatur, kelembapan udara, dan penyinaran matahari. Metode inferensi fuzzy ini digunakan untuk mengolah data yang bersifat tidak pasti sehingga menghasilkan rekomendasi nilai kesesuaian lahan yang lebih terukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil melewati pengujian black box dengan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Selain itu, algoritma Fuzzy Tsukamoto telah diimplementasikan dengan benar dengan nilai MAE sebesar 0.005, yang menandakan hasil perhitungan sistem sangat mendekati perhitungan manual. Sistem Web GIS yang dikembangkan mampu memvisualisasikan variasi tingkat kesesuaian wilayah tanaman jagung di Sulawesi Tenggara, di mana Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, dan Konawe Utara masuk kategori Sangat Sesuai (S1); Bombana, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, Muna, dan Baubau masuk kategori Sesuai (S2); sementara Buton, Kolaka Utara, Konawe Kepulauan, Wakatobi, dan Kendari masuk kategori Sesuai Marginal (S3).

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Sumiartin, S., Statiswaty, S., & Efendi, I. J. (2026). Penerapan Algoritma Fuzzy Tsukamoto Pada Analisis Kesesuaian Tanaman Jagung di Sulawesi Tenggara Berbasis Web GIS . JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi), 7(2), 197–210. https://doi.org/10.36232/jurnalpetisi.v7i2.4436

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.