PENGARUH EKSTRAKSI DAUN PEPAYA DAN SERAI TERHADAP MORTALITAS NYAMUK (AEDES AEGYPTI) DI KAMPUNG RAUKI KABUPATEN RAJA AMPAT
Keywords:
Daun Pepaya, Ekstrak, Mortalitas, Nyamuk, SeraiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun pepaya dan serai terhadap tingkat mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Subjek dalam penelitian ini meliputi daun pepaya, serai, dan larva nyamuk Aedes aegypti. Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan serius di negara-negara tropis dan subtropis. Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran penyakit ini adalah melalui pengendalian vektor, salah satunya dengan menggunakan larvasida nabati. Penelitian ini menguji efektivitas larvasida dari ekstrak daun pepaya dan serai, baik secara tunggal maupun kombinasi, dengan variasi konsentrasi sebesar 15%, 30%, dan 45%. Ekstrak disiapkan dan diberikan kepada larva nyamuk dalam media yang telah disesuaikan. Tingkat kematian larva diamati dan dicatat dalam rentang waktu tertentu. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik untuk mengetahui signifikansi pengaruh dari perlakuan yang diberikan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan rata-rata mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti yang signifikan pada masing-masing perlakuan, terutama pada penggunaan kombinasi ekstrak daun pepaya dan serai, yang menunjukkan efektivitas lebih tinggi dibandingkan penggunaan ekstrak tunggal.
