Optimalisasi Paradiplomasi Daerah melalui Program Sister City Dumai–Melaka dalam Mendukung Otonomi Daerah

Authors

  • Karina Bifitri Universitas Abdurrab

Keywords:

Paradiplomasi, Sister City, Otonomi Daerah

Abstract

Paradiplomasi daerah menjadi strategi penting dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah, khususnya bagi wilayah pesisir yang memiliki posisi strategis dalam perdagangan internasional. Kota Dumai di Provinsi Riau dan Melaka di Malaysia memiliki kesamaan geografis, ekonomi maritim, dan budaya Melayu, sehingga berpotensi dikembangkan melalui kerja sama sister city sebagai instrumen paradiplomasi subnasional. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan, pembahasan difokuskan pada peran sister city Dumai–Melaka dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah dan memperluas jejaring ekonomi regional. Kerja sama ini berpotensi mendorong peningkatan konektivitas, perdagangan, dan diversifikasi ekonomi daerah, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan internal daerah, terutama kapasitas kelembagaan dan perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, formalisasi kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MOU) dipandang penting untuk memastikan keberlanjutan, kepastian hukum, dan arah kerja sama yang terstruktur dalam kerangka otonomi daerah.

References

Alfiansyah, V., Purnomo, E. P., & Kurniawati, D. E. (2022). Kebijakan Pemerintah Kota Denpasar Dalam Menerapkan Praktik Paradiplomasi Melalui Kerja Sama Sister City. Global Political Studies Journal, 6(1), 1–10.Bobby Ciputra. (2025). Jembatan Melaka–Dumai: Jalan Pintas Pembangunan atau Jebakan Oligarki? Retrieved from Sumbarsatu.com website: https://sumbarsatu.com/berita/34375-jembatan-melaka–dumai-jalan-pintas-pembangunan-atau-jebakan-oligarkiCNBC. (2025). Malaysia Mau Bangun Jembatan ke Sumatera, Dumai-Malaka Hanya Sejengkal.Curtis, S. (2014). The power of cities in international relations. Routledge.Dickson, F. (2017). Paradiplomacy and the state of the nation. A comparative analysis.Cardiff University.Hadiyan, M. R., & Maharani, A. S. P. (2024). Redefining Paradiplomacy Strategy to Strengthen Island Governance Autonomy: The Case of Riau Islands, Indonesia. Journal of Maritime Policy Science, 1(3), 147–159.Hanyfah, S., Fernandes, G. R., & Budiarso, I. (2022). Penerapan metode kualitatif deskriptif untuk aplikasi pengolahan data pelanggan pada car wash. Seminar Nasional Riset Dan Inovasi Teknologi (SEMNAS RISTEK), 6(1).

Equlity Before The LawVol. 6No. 1(2026)ISSN: 2808-099813Haqqi, H., & IP, S. (2024). Paradiplomasi Dalam Hubungan Internasional. UnisriPress.Luthfi Mutaali. (2025). TRANSFORMASI EKONOMI KOTA DUMAI. Dari ketergantuan MIGAS menuju Kemandirian dan Keberlanjutan. Retrieved from Kompasiana website: https://www.kompasiana.com/luthfimutaali4996/683e26f434777c5614078e82/transformasi-ekonomi-kota-dumai-dari-ketergantuan-migas-menuju-kemandirian-dan-keberlanjutanMahadewi, C., Gultom, C. R., & Tifani, N. M. (n.d.). ANALISIS PARADIPLOMASI KOTA BANDUNG MELALUI PROGRAM SISTER CITY DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA INTERNASIONAL DAN PEMBANGUNAN DAERAH.Novialdi, R., & Rassanjani, S. (2022). Mengkaji Peluang dan Tantangan Praktik Paradiplomasi Pemerintah Daerah di Indonesia di Kawasan Indo-Pasifik. Journal of Governance and Social Policy, 3(2), 108–124.Nuralam, I. P. (2018). Peran strategis penerapan konsep sister city dalam menciptakan Surabaya green-city. Journal of Applied Business Administration, 2(1), 144–151.Nurhadi, H. (2025). Pemkab Bengkalis Dukung Pembangunan Jembatan Dumai-Malaka Melalui FGD Studi Kelayakan. Retrieved from https://prokopim.bengkaliskab.go.id/web/detailberita/17153/-pemkab-bengkalis-dukung-pembangunan-jembatan-dumai-malaka-melalui-fgd-studi-kelayakanPutra, A. D., & Jatmika, S. (2023). Indonesia’s foreign relations through regional autonomy: Evaluation study the sister city of Medan and Penang in 2010-2022. Journal of Governance Innovation, 5(2), 210–225.Rulandari, N., Kesmawan, A. P., Muksin, I., Sutrisno, E., & Maswi, M. (2023). Regional House of Representatives’ Functions in the Formation of Regional Regulations Draft in the Developing Market. Journal of Governance and Regulation, 12(3).Sumarno, L., Sari, C., Ngudiwaluyo, S., & Armis, A. (2022). THE ROLE OF THE PROCESSING INDUSTRY SECTOR IN REGIONAL ECONOMIC GROWTH (IN DUMAI CITY). PENANOMICS: International Journal of Economics, 1(2), 257–270.This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Downloads

Published

2026-04-24